Kamis, 10 Maret 2011

ISTILAH, ISI SURAT, SURAT LAMARAN, DAN SURAT MEMO


ISTILAH
     Istilah, bentuknya dapat berupa kata atau gabungan kata, tetapi mengungkapkan makna konsep sesuatu (proses, keadaan, atau khas bidang tertentu).
.....Ada dua kelompok istilah, yaitu istilah umum (digunakan secara umum) dan istilah khusus (digunakan dalam bidang tertentu, misalnya: pertanian, ekonomi, seni, agama, dsb.) Makna istilah, tidak terpengaruh oleh konteks dan bermakna pasti.

Contoh:
a. Distribusi bahan bakar minyak di Bali mengalami hambatan. Makna.distribusi, ialah pengiriman atau penyaluran ke beberapa orang atau beberapa tempat (istilah umum)

b. Karya sastra menunjukkan fenomena masyarakat tempat karya itu dilahirkan. Makna fenomena, ialah hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah; fakta; kenyataan.

c. Dia berobat kepada okulis. (istilah khusus) Makna okulis, ialah dokter mata ahli penyakit mata.
.
Sekarang perhatikan penggunaan istilah dalam paragraf berikut!

..........Bertanam padi di sawah tanpa olah tanah hampir sama dengan penanaman padi konvensional. Bedanya hanya terdapat pada penyiapan lahan. Kalau di sawah, tanah dipersiapkan dengan dibajak terlebih dahulu. Memang lebih praktisi sawah tanpa olah tanah dan menghemat tenaga kerja. Menyingkirkan gulma pun dapat dilakukan dengan racun serangga.

Penggunaan istilah
praktisi dalam paragraf di atas tidak tepat, karena makna praktisi adalah pelaksana, yang betul seharusnya praktis berarti mudah.

ISI SURAT BERITA KELUARGA

Surat keluarga, ialah surat yang dikirim oleh seseorang kepada anggota keluarga. Isi surat dapat berupa berita duka, gembira, bertanya, meminta sesuatu, dan sebagainya. Sapaan yang lazim digunakan antara lain ananda, ibunda, ayahnda, adinda, atau kakanda yang diawali dengan huruf kapital.
Bahasa surat dapat menggunakan bahasa baku atau bahasa tidak baku (bahasa sehari-hari), tetapi komunikatif. Sedang unsur-unsurnya antara lain adalah :
tanggal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, dan penutup), salam penutup, dan diakhiri tanda tangan dan nama jelas.

contoh:

Ibunda Rosni
.........................................Jakarta, 11 September 2003
di Padang

Dengan hormat,

..........Semoga Ibunda beserta adik-adik berada dalam keadaan sehat walafiat, amin. Ibunda, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Melalui surat ini ananda mohon maaf kepada Ibunda atas kesalahan ananda. Semoga Allah memberi keredaan dan kekuatan kepada kita sewaktu menjalankan ibadah puasa, amin.

..........Ananda insyaallah akan pulang ke kampung menjelang lebaran. Karena ananda mendapat libur selama dua minggu.
..........Terakhir ananda ucapkan selamat menyambut Ramadan, bulan yang penuh rahmat dan penuh berkah.
................................................................
................................................................Wasalam ananda,
................................................................Rossita

SURAT UNDANGAN RESMI SAN SURAT LAMARANPEKERJAAN
 
.........

.Surat undangan resmi haruslah mengikuti aturan surat menyurat bersifat resmi, mulai dari struktur surat, ejaan yang digunakan, sampai kepada bahasa surat.
..........Struktur surat undangan meliputi: kepala surat, tempat dan tanggal surat, nomor, lampiran dan hal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, penutup), salam penutup, dan tanda tangan yang disertai nama jelas. Tetapi, dalam surat lamaran tidak memakai kepala surat karena pengirimnya bersifat pribadi.
.........Penulisan pemerian pada surat undangan, yaitu hari, tempat, dan waktu harus diawali dengan huruf kecil karena hal tersebut berupa kelanjutan kalimat paragraf sebelumnya. Begitu pula pemerian pada identitas pelamar surat dalam surat lamaran.

Contoh :.....
Dengan surat ini saya :
  • nama .....................  : JALU PAMUNGKAS
  • tempat/tanggal lahir : 09 Januari 1988
  • alamat ................... : Jl. Wilis I Brojomusti 23,               
                                           Kalangbret
  • ijazah .................... : SMA

SURAT MEMO

Memo atau memorandum adalah jenis surat dinas yang berisi catatan singkat tentang pokok persoalan. Memo ditulis oleh atasan untuk pejabat yang setingkat atau untuk bawahan, dan dapat juga ditulis oleh bawahan untuk atasan. Memo bersifat informal dan tingkat keresmiannya rendah. Memo tidak menggunakan nomor surat. Walaupun begitu, informasi yang dituliskan dalam memo tetap mengandung kedinasan. Memo bersifat intern (selingkung).
..........

Isi memo dapat berupa instruksi, saran, tugas, atau petunjuk tertentu yang berisi hal-hal pokok saja; singkat tapi jelas; dan tidak perlu ada paragraf pembuka, tetapi langsung pada isinya.


JUDUL, TANGGAPAN, GRAFIK DAN PENGUMUMAN

Judul Bacaan
Pemberian judul bacaan yaitu penamaan terhadap bacaan. Pemberian judul harus mempertimbangkan isi bacaan. Di samping itu, judul haruslah menarik, mudah diingat, singkat, menggambarkan isi, berupa kata atau frase.

Yang harus diperhatikan lagi adalah penulisan judul. Penulisan judul yang betul harus mengacu kepada EYD, yaitu menggunakan huruf kapital sebagai huruf pertama semua kata, termasuk semua unsur kata ulang sempurna, kecuali kata seperti di, ke, dari, dan, yang, untuk, yang tidak terletak pada posisi awal. Judul tidak boleh diakhiri titik.

Contoh:
Azas-Azas Hukum
Anak dan Cita-Citanya Dari Desa ke Kota
Pencemaran Lingkungan di Wilayah Jembatan Lima
.
Nah sekarang perhatikan penggalan paragraf di bawah ini!
..........Banyak Pembahasan siswa SMU harus menguasai kemampuan membaca pemahaman. Pembahasan itu antara lain membantu mereka meningkatkan prestasi belajar. Mereka dapat pula mempercepat waktu penyelesaian membaca suatu bacaan. Pembahasan lain, dengan membaca pemahaman, membiasakan siswa untuk berpikir kritis....

Judul yang tepat berdasarkan bacaan adalah Manfaat Membaca Pemahaman bagi Siswa SMU, karena judul tersebut sesuai dengan isi bacaannya dan penulisan judulnyapun betul.

Tanggapan Isi Bacaan
..........Setelah membaca sebuah bacaan, kita sering memberi komentar positif atau negatif terhadap isi bacaan tersebut. Pemberian komentar itu disebut dengan tanggapan terhadap isi bacaan. Tetapi, sebuah tanggapan haruslah logis. Tanggapan bersumber dari sudut pandang tertentu (nilai agama, moral, etika, sosial, logika).

Contoh:
..........Membaca pemahaman sangat penting dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Misalnya, kemampuan mendengar. Mendengarkan sesuatu sangat terbatas jangkauannya seperti waktu, tempat, dan sebagainya. Tetapi, dengan membaca pemahaman dapat dilakukan di mana dan kapan pun, serta dapat dilakukan sewaktu- waktu, serta dengan cepat dapat menangkap isi bacaan.

Tanggapan yang sesuai dan logis dengan isi bacaan tersebut adalah:
Memang diperlukan kemampuan membaca pemahaman untuk memahami dengan cepat isi bacaan, atau
Memang benar membaca pemahaman efektif dilakukan untuk memperoleh informasi dengan cepat.
Latihan dan Pembahasan
Coba sekarang kalian perhatikan kembali contoh lainnya :
..........Dalam kenyataan masih banyak siswa yang belum memiliki kemampuan membaca pemahaman secara memadai. Hasil penelitian seseorang tahun 1992 membuktikan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa STM di Yogyakarta baru 30%. Hal ini pulalah yang dijadikan sebagai bukti kegagalan pengajaran kemampuan membaca pemahaman kepada siswa tersebut atau belum memadai.

Kalimat tanggapan yang tepat sesuai isi bacaan tersebut adalah ...

Rendah sekali kemampuan membaca pemahaman siswa STM tersebut dan perlu dicarikan solusinya.
Tanggapan di atas benar karena sesuai dengan isi bacaan dan logis, yaitu Pembahasan mengacu kepada isi bacaan.

Isi Grafik
Menentukan isi grafik berarti membahasakan angka atau data yang terdapat dalam grafik. Data tersebut dijelaskan maksudnya sedemikian rupa sehingga mudah dipahami.




Kalimat Pengumuman
Pengumuman ialah pemberitahuan atau permakluman tentang sesuatu, yang ditujukan kepada seseorang, kelompok tertentu, atau khalayak (masyarakat). Hal penting yang harus diperhatikan sehubungan dengan pengumuman adalah siapa yang mengumumkan kepada siapa ditujukan, hal (isi) pengumuman, bahasa pengumuman (singkat, lugas, dan mengenai sasaran), serta media yang digunakan (elektronika atau media cetak, atau secara lisan/ langsung).

 



GAGASAN UTAMA, MENYUSUN PERTANYAAN, FAKTA DAN OPINI, SERTA KONSEP BACAAN


 A.Gagasan Utama/ide pokok 

Gagasan utama bacaan adalah hal pokok yang diungkapkan dalam suatu paragraf. Gagasan utama merupakan pernyataan yang menjadi inti keseluruhan isi paragraf. Gagasan pokok terdapat pada kalimat topik yang biasanya terletak di awal, diakhir, atau di tengah. Kalimat topik memiliki makna yang paling umum diantara kalimat-kalimat yang terdapat pada paragaraf tersebut.


Contoh 1
..........Bacaan yang baik untuk anak berisi contoh yang baik-baik pula. Cara yang dapat dilakukan dengan menampilkan tokoh kartun, boneka, badut yang lucu, tetapi mengandung unsur pendidikan. Tokoh binatang yang cerdik pun dapat pula mewakili pesan moral. Misalnya, kancil menipu buaya atau sejenisnya. Tokoh orang bertubuh raksasa, tetapi sangat baik terhadap sesama.

Gagasan utama paragraf tersebut terdapat di awal paragraf (deduksi), yaitu bacaan yang baik untuk anak.

Contoh 2
..........Sudah ada ide, tetapi sukar untuk dituangkan. Selalu dihadapkan dengan persoalan apa yang hendak di tulis? Seberapa panjang tulisan yang akan ditulis. Keringnya pengetahuan terhadap topik yang hendak dikembangkan. Demikianlah pengalaman seseorang pada awal belajar menulis.

Gagasan utama paragraf terdapat di akhir (induksi), yaitu pengalaman belajar menulis.
.
B. Membuat dan.Menjawab Pertanyaan

Membuat dan menjawab pertanyaan yang dimaksudkan adalah yang berhubungan dengan teks bacaan. Hal ini diperlakukan untuk mengetahui pemahaman seseorang terhadap isi bacaan yang dibacanya.

.Adapun kata yang dapat digunakan adalah: apa (menanyakan benda), siapa (menanyakan orang), mengapa (menanyakan sebab), di mana (menanyakan jumlah), dan bagaimana (menanyakan cara, hal, keadaan, dsb.).

Menjawab sebuah pertanyaan, haruslah sempurna: dengan kalimat sempurna, singkat, jelas, dan berhubungan dengan isi atau hal yang ditanyakan atau dengan isi bacaan yang tersaji.

Contoh:
a. pertanyaan
.
Siapa yang mempopulerkan tipologi, santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa?

b. jawaban
.
Yang mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa adalah Clifford Geert.
.

C. Fakta dan Opini

Fakta ialah hal yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada, terjadi dan ada buktinya. Misalnya: ada benda, orang, waktu, tempat, peristiwanya, jumlahnya, atau dapat menjawab pertanyaan dengan kata tanya apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa.

Contoh:
Tirakatan Budaya” adalah acara yang diadakan oleh para seniman dan budayawan menjelang detik pergantian abad ke-20, di kompleks Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, 12 Desember 2000.

Contoh tersebut dapat menjawab pertanyaan, apa, siapa, kapan, dan di mana.

Opini, ialah pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang tentang sesuatu atau dapat menjawab pertanyaan bagaimana.

Contoh:
Bagus sekali isi puisi yang disampaikan W.S. Rendra pada acara “Tirakatan Budaya” itu.

Contoh tersebut menjawab pertanyaan bagaimana.
.
D. Konsep dalam Bacaan
Konsep ialah ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret. Konsep dapat ditentukan dari pernyataan atau penjelasan yang dikemukakan dalam bacaan.
Contoh:
Seseorang memberikan pendapat terhadap karya orang. Pendapat yang diberikan berupa hal-hal yang bersifat positif dan negatif terhadap karya tersebut. Tidak hanya terbatas penilaian saja, tetapi juga memberikan penjelasan saran yang bersifat membangun sehingga dapat dijadikan sebagai perbaikan untuk karya-karya orang tersebut pada masa yang akan datang. Kegiatan ini disebut kritik.

Konsep yang dikemukakan dalam paragraf tersebut tentang kritik :

..........Kritik ialah pemberian pertimbangan baik buruk terhadap karya orang lain yang disertai saran-saran yang bersifat membangun terhadap karya tersebut.